Febry Riyanto's Weblog

Catatan Harian Febry Riyanto

Travel Jakarta Bandung

Ternyata keywordnya berubah. Semula Day Trans Travel Jakarta Bandung, kini berganti Travel Jakarta Bandung. Owalah..piye tho. Tapi yasudlah. Travel dari Jakarta Bandung tetap ok punya.

Siap untuk terjun dalam kontes seo Travel Jakarta Bandung kali ini? Yuk, kita jajal kemampuan seo kita dalam kontes seo kecil2an ini.

Posted 2 months ago at 21:02. 2 comments

Day Trans Travel Jakarta Bandung

Day Trans Travel Jakarta Bandung adalah sebuah jasa layanan publik yang bergerak dibidang angkutan darat, khususnya menyediakan jasa travel jurusan Jakarta Bandung atau sebaliknya.

Kehadiran Day Trans Travel jelas memudahkan bagi Anda yang ingin bepergian dari Jakarta ke Bandung atau sebaliknya dengan menggunakan armada dari Day Trans yang dilengkapi dengan multimedia seperti video dan full musik.

Untuk biaya perjalanan dari Jakarta ke Bandung atau sebaliknya, harga dimulai dari Rp 60.000,-. Harga yang sangat bersahabat untuk layanan yang akan diberikan oleh pihak day trans yang mengutamakan kenyamanan para penumpang. So tunggu apalagi?

Ingin berlibur ke Bandung? Gunakan saja jasa Day Trans Travel Jakarta Bandung

Posted 2 months ago at 00:24. 1 comment

Kontes SEO Beritajitu.com SCAM!!

Mengingat :
Bahwa banyaknya blogger Indonesia yang telah mengikuti kontes seo mengembalikan jati diri bangsa yang dimulai tanggal 14 Juli 2009 s.d 21 Desember 2009 ( selama 160 hari)

Menimbang :

  • Tidak ada kejelasan mengenai tanggal dan waktu penyerahan hadiah
  • Tidak pernah diresponnya email, telepon ataupun Ym! dari para pemenang dan blogger indonesia

Memutuskan :
Kami para peserta kontes seo mengembalikan jati diri bangsa memutuskan bahwa kontes seo mengembalikan jati diri bangsa yang diselenggarakan oleh beritajitu.com adalah SCAM!!

Keputusan ini dapat kami tarik kembali dengan memposting sebuah artikel postif bila hadiah telah kami terima dengan utuh sesuai kesepakatan awal.

Kami meminta kepada segenap blogger Indonesia untuk memposting artikel ini diblog masing-masing atau di facebook masing-masing. (silakan di copy paste)

Posted 7 months ago at 13:30. 9 comments

astaga.com lifestyle on the net

Astaga.com lifestyle on the net merupakan kontes seo yang diadakan oleh astaga.com dalam rangka astaga.com REBORN. lifestyle on the net adalah tema yg diangkat oleh astaga.com untuk membuktikan bahwa mereka memang layak mendapat julukan sebagai salah satu portal lifestyle on the net terbaik di Indonesia.

Posted 8 months, 2 weeks ago at 22:45. 8 comments

BUDAYA BERTANYA

budaya bertanyaBila manusia mulai bertanya-tanya,itu pertanda ia sudah menyentuh dunia filsafat.menurut C.A.VAN PEURSEN,jika pertanyaan-pertnyaan itu sudah disertai rasa heran , yang menbuatnya termenung ,ia pun menjelma menjadi seorang filsafat. Mungkin itulah sebabnya,mengapa filsafat dianggap sebagai orang yang ilmunya pantas dijelajahi oleh orang-orang yang cerdas.orang-orang bodoh tak mungkin akrab dengan filsafat.sebab orang bodoh cenderung bersikap masa bodoh terhadap diri dan lingkungan nya.hanya orang cerdas yang memiliki lebih banyak kepedulian terhadap lingkungansosial dan lingkungan alam disekitarnya ,dibandingkan dengan mereka yang taraf kecerdasannya lebih rendah.kepedulian itulah yang mengandung keterlibatan sosial. Sehingga semakin peduli akan menyebabkan semakin dalam ia terlibat dengan masalah-masalh lingkungan.dam semakin dalam ia terlibat semakin mungkin ia menemukan pertanyaan-pertanyaan baru hanya orang-orang cerdas yang mempunyai kebiasaan bertanya . Salah satu ciri orang yang cerdas adalah kecenderungannya untuk selalu dan suka bertanya,termasuk mempertanyakan hal-hal yang paling “ pantang “ sekalipun karena selalu dan suka bertanya menjadi kencenderungan yang tak dapat dia elakan ,bahkan kemudian menjadi hal yang dia sukai.maka ada proses yang mendorong tumbuhnya kebiasaan bertanya Jika benar kebiasaan bertanya dapat mendorong seseorang untuk menjadi lebih cerdas ,bagaiman halnya dengan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, seperti yang diamanahkan oleh UUD 45 ? Bisakah kita katakana bahwa upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,haruslah didasari dan disertai upaya membudayakan kebiasaan bertanya diseleruh kalangan masyarakt ? Kita tak mungkin menjadi bangsa yang cerdas ,jika kebiasaan bertanya malah dicurigai sebagai budaya riberal ,budaya “ import “.budaya yang tak dihargai tata krama.jika kita sudah berhenti bertanya maka akibatnya adalah : tidak akan memperoleh jawaban-jawaban baru.dan jika tidak ada jawaban-jawaban baru,kita pun akan hidup sebagai bangsa yang hanya menguyah-unyah dan mengulang-ulang jawaban lama.dengan hanya mengandalkan jawaban-jawaban lama,kehidupan berbangsa kita terancam berhenti.kita akan menjadi bangsa bangsat,yang semakin lama semakin kerdil,kita akan menuju kemasa lampau dan bukannyamelangkah ke masa depan. Jika sudah berhenti bertanya,guru-guru dan dosen hanya akan sibuk mengajar dan lupa belajar,sarjana-sarjana akan asyik berceramah disana-sini dam mersa tak ada lagi urusan dengan kegiatan penelititan.khiyai , pastur , pendeta ,biksu amatlah terampil dalam memanfaatkan mulutnya untuk berkhotbah,memberi nasihat kepada jamaahnya,tapi dia sendiri tidak lagi menggunakan matanya untuk membaca dan tidak menggunakan telinganya untuk mendengarkan nasihat dan kearifan oang lain. Jika sudah tak bertanya lagi , wartawan mungkin masih menulis berita kecelakaan lalu lintas / sekali-kali masih sempat tajuk rencana yang kering dan asal ada , tapi puisi-puisi baru tak tertulis ,Karena tak perlu ada yang ditulis. Jika kebiasaan bertanya dianggap berbahaya , maka yang akan menimpa kehidupan kebangsaan kita justru adalah bahaya besar : bencana kebudayaan,penalaran tidak berfungsi,kreatifitas macet total.tapi jika kebiasaan bertanya dianggap penting ,mengapa pendidikan formal kita lebih mengintroduksi budaya imla ,budaya dikte , budaya “ fotokopi “ yang menjurus kebudaya nyontek ? Mengapa kebebasan betanya dibatasi seminim mungkin dan kebebasan mendikte dibiarkan selonggar mungkin ? Jika kebiasaan bertanya memang dianggap penting,anak-anak didik dari sejak pendidikan dasar sampai ke perguruan tinggi ,perlu diberi kebebasan bertanya seluas-luasnya. Pertanyaan terakhir ini tidah kalah pentingtnya ,karena orang tua kadang-kadang menjadi lembaga sosial pertama yang melakukan penindasan terhadap hak-hak asasi manusai,hak bertanya anak-anak sendiri

Adakah kita masih melakukan budaya bertanaya ?

SUMBER: RY BY

Posted 8 months, 2 weeks ago at 20:15. 7 comments