Catatan Harian Febry Riyanto
RSS icon Email icon Home icon
  • Kontes SEO Beritajitu.com SCAM!!

    Mengingat :
    Bahwa banyaknya blogger Indonesia yang telah mengikuti kontes seo mengembalikan jati diri bangsa yang dimulai tanggal 14 Juli 2009 s.d 21 Desember 2009 ( selama 160 hari)

    Menimbang :

    • Tidak ada kejelasan mengenai tanggal dan waktu penyerahan hadiah
    • Tidak pernah diresponnya email, telepon ataupun Ym! dari para pemenang dan blogger indonesia

    Memutuskan :
    Kami para peserta kontes seo mengembalikan jati diri bangsa memutuskan bahwa kontes seo mengembalikan jati diri bangsa yang diselenggarakan oleh beritajitu.com adalah SCAM!!

    Keputusan ini dapat kami tarik kembali dengan memposting sebuah artikel postif bila hadiah telah kami terima dengan utuh sesuai kesepakatan awal.

    Kami meminta kepada segenap blogger Indonesia untuk memposting artikel ini diblog masing-masing atau di facebook masing-masing. (silakan di copy paste)

  • BUDAYA BERTANYA

    budaya bertanyaBila manusia mulai bertanya-tanya,itu pertanda ia sudah menyentuh dunia filsafat.menurut C.A.VAN PEURSEN,jika pertanyaan-pertnyaan itu sudah disertai rasa heran , yang menbuatnya termenung ,ia pun menjelma menjadi seorang filsafat. Mungkin itulah sebabnya,mengapa filsafat dianggap sebagai orang yang ilmunya pantas dijelajahi oleh orang-orang yang cerdas.orang-orang bodoh tak mungkin akrab dengan filsafat.sebab orang bodoh cenderung bersikap masa bodoh terhadap diri dan lingkungan nya.hanya orang cerdas yang memiliki lebih banyak kepedulian terhadap lingkungansosial dan lingkungan alam disekitarnya ,dibandingkan dengan mereka yang taraf kecerdasannya lebih rendah.kepedulian itulah yang mengandung keterlibatan sosial. Sehingga semakin peduli akan menyebabkan semakin dalam ia terlibat dengan masalah-masalh lingkungan.dam semakin dalam ia terlibat semakin mungkin ia menemukan pertanyaan-pertanyaan baru hanya orang-orang cerdas yang mempunyai kebiasaan bertanya . Salah satu ciri orang yang cerdas adalah kecenderungannya untuk selalu dan suka bertanya,termasuk mempertanyakan hal-hal yang paling “ pantang “ sekalipun karena selalu dan suka bertanya menjadi kencenderungan yang tak dapat dia elakan ,bahkan kemudian menjadi hal yang dia sukai.maka ada proses yang mendorong tumbuhnya kebiasaan bertanya Jika benar kebiasaan bertanya dapat mendorong seseorang untuk menjadi lebih cerdas ,bagaiman halnya dengan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, seperti yang diamanahkan oleh UUD 45 ? Bisakah kita katakana bahwa upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,haruslah didasari dan disertai upaya membudayakan kebiasaan bertanya diseleruh kalangan masyarakt ? Kita tak mungkin menjadi bangsa yang cerdas ,jika kebiasaan bertanya malah dicurigai sebagai budaya riberal ,budaya “ import “.budaya yang tak dihargai tata krama.jika kita sudah berhenti bertanya maka akibatnya adalah : tidak akan memperoleh jawaban-jawaban baru.dan jika tidak ada jawaban-jawaban baru,kita pun akan hidup sebagai bangsa yang hanya menguyah-unyah dan mengulang-ulang jawaban lama.dengan hanya mengandalkan jawaban-jawaban lama,kehidupan berbangsa kita terancam berhenti.kita akan menjadi bangsa bangsat,yang semakin lama semakin kerdil,kita akan menuju kemasa lampau dan bukannyamelangkah ke masa depan. Jika sudah berhenti bertanya,guru-guru dan dosen hanya akan sibuk mengajar dan lupa belajar,sarjana-sarjana akan asyik berceramah disana-sini dam mersa tak ada lagi urusan dengan kegiatan penelititan.khiyai , pastur , pendeta ,biksu amatlah terampil dalam memanfaatkan mulutnya untuk berkhotbah,memberi nasihat kepada jamaahnya,tapi dia sendiri tidak lagi menggunakan matanya untuk membaca dan tidak menggunakan telinganya untuk mendengarkan nasihat dan kearifan oang lain. Jika sudah tak bertanya lagi , wartawan mungkin masih menulis berita kecelakaan lalu lintas / sekali-kali masih sempat tajuk rencana yang kering dan asal ada , tapi puisi-puisi baru tak tertulis ,Karena tak perlu ada yang ditulis. Jika kebiasaan bertanya dianggap berbahaya , maka yang akan menimpa kehidupan kebangsaan kita justru adalah bahaya besar : bencana kebudayaan,penalaran tidak berfungsi,kreatifitas macet total.tapi jika kebiasaan bertanya dianggap penting ,mengapa pendidikan formal kita lebih mengintroduksi budaya imla ,budaya dikte , budaya “ fotokopi “ yang menjurus kebudaya nyontek ? Mengapa kebebasan betanya dibatasi seminim mungkin dan kebebasan mendikte dibiarkan selonggar mungkin ? Jika kebiasaan bertanya memang dianggap penting,anak-anak didik dari sejak pendidikan dasar sampai ke perguruan tinggi ,perlu diberi kebebasan bertanya seluas-luasnya. Pertanyaan terakhir ini tidah kalah pentingtnya ,karena orang tua kadang-kadang menjadi lembaga sosial pertama yang melakukan penindasan terhadap hak-hak asasi manusai,hak bertanya anak-anak sendiri

    Adakah kita masih melakukan budaya bertanaya ?

    SUMBER: RY BY

  • FEBRY RIYANTO

    Febry riyanto's weblog febry febry riyanto's weblog febry riyanto

    siapa yang tahu itu foto siapa ?….hhhe

    anda benar itu foto saya FEBRY RIYANTO,(narsis banget ya),saya ingin membuat postingan tentang saya agar apabila nama saya dicari dimesin pencari seperti google nama dan foto saya akan tampil,,hhhe

    hasil ini saya lakukan karena saya blogger baru yang ingin mencari simpati pada paman google, ,berbagai cara telah saya lakukan seperti nyepam diblog barat agar nama saya dan foto saya tampil dihalaman utama google dengan kata kunci atau tag febry.sekian lama saya melakukan hal tersebut akhirnya nama saya tampil pada halam pertama google,,hhe

    ini berkat guru saya om khai,kalau tidak ada dia mungkin nama dan foto saya tidak akan tampil pada halam utama google,,itu cerita singkat dari saya (FEBRY RIYANTO) dalam hal untuk menaikan reting nama saya sendiri,hhhe

  • PERTEMUAN ANTARA GURU DENGAN MURID

    Berawal dari seorang anak yang bernama febry riyanto ,yang baru saja memiliki sebuah computer dia mulai belajar bagaimana mengoperasikan computer tersebut ,dia sering melakukan kesalahan pada computer nya sehingga saudara nya yang bernama herlan sering sekali dibuat repot oleh nya ,karena sering sekali ia membuat repot ia merasa malu dan tak enak karena apabila mas herlan datang kerumah untuk membetulkan komputernya yang bermasalah,ia datang selalu malm karena ia baru saja pulang kerja yang larut malam dan ia rela untuk mampir kerumah sya untuk betulin pc saya…

    Nah pada saat pc ngadat kena Trojan saya bingung mau minta tolong kepada siapa,saya sudah malu untuk minta tolong sama mas herlan,nah kebetulan ada om khai ,,

    Uia ,saya kenal om khai dari mama,papa saya dia teman papa,mama saya ,,kata papa om khai pandai dalam hal computer ,nah karena saya orang nya pemalu saya sungkan untuk minta tolong sama om khai selain saya belum begitu kenal dengan beliau saya tak enak belum kenal tetapi sudah sya bikin repot,tapi apa boleh buat  situasi yang mendesak saya untuk minta tolong kepada om khai walaupun sebenarnya saya malu…hhhe (maaf y om )

    Setelah pc saya benar,baru lah saya kenal dengan om khai sampai-sampai sya diajarin tentang computer dan diajarin bagaimana cara belajar ngeblog yang baik dan benar ,,sampai detik ini sya menganggap om khai sebagai guru sya dalm bidang teknologi computer ,,

    Nah itulah cerita singkat dari seorang murid yang bertemu dengan gurunya.supporting mengembalikan jati diri bangsa,khairuddin syech weblog

  • Pagerank

    pagerank,itulah yang banyak dicari oleh banyak bloger seperti saya nie,karena brawal dari situlah banyak bloger yang profesional mendapatkan pekerjaan atau penghasilan ,,

    aduh kira-kira saya kapan y dapet pagerank,,?

    hhhe

    sbnrnya saya juga bingung kalau dag dpet mw dipaen y,,hee

    bis saya kan blum bgtu tau tntng dnia bloger…untung msh ada yg mw mngajri sya bljar bnyk tntng blog,jdi y sya sdh sdikit tahu tntng ilmu SEO ,

    hmm

    smlam saya ngbrol bnyk dngan om khai,kmrn mlam saya mmbhas tntng preview,ya lumayan sya sdah skit mngerti tntng itu smwa,,hhheee

    haduh klw membahas ilmu tntangblog yg trkndng didalam nya mngkin tak ada habis nya ,apa lagi bagi pemula bagi saya madih prlu bljr lbh bnyk,,,

    Cara kerja

    Sebuah situs akan semakin populer jika semakin banyak situs lain yang meletakkan link yang mengarah ke situsnya, dengan asumsi isi/content situs tersebut lebih berguna dari isi/content situs lain. PageRank dihitung dengan skala 1-10.

    Contoh: Sebuah situs yang mempunyai Pagerank 9 akan di urutkan lebih dahulu dalam list pencarian Google daripada situs yang mempunyai Pagerank 8 dan kemudian seterusnya yang lebih kecil.

    Konsep

    Banyak cara digunakan search engine dalam menentukan kualitas/rangking sebuah halaman web, mulai dari penggunaan META Tags, isi dokumen, penekanan pada content dan masih banyak teknik lain atau gabungan teknik yang mungkin digunakan. Link popularity, sebuah teknologi yang dikembangkan untuk memperbaiki kekurangan dari teknologi lain (Meta Keywords, Meta Description) yang bisa dicurangi dengan halaman yang khusus di desain untuk search engine atau biasa disebut doorway pages. Dengan algoritma ‘PageRank’ ini, dalam setiap halaman akan diperhitungkan inbound link (link masuk) dan outbound link (link keuar) dari setiap halaman web.

    PageRank, memiliki konsep dasar yang sama dengan link popularity, tetapi tidak hanya memperhitungkan “jumlah” inbound dan outbound link. Pendekatan yang digunakan adalah sebuah halaman akan diangap penting jika halaman lain memiliki link ke halaman tersebut. Sebuah halaman juga akan menjadi semakin penting jika halaman lain yang memiliki rangking (pagerank) tinggi mengacu ke halaman tersebut.

    Dengan pendekatan yang digunakan PageRank, proses terjadi secara rekursif dimana sebuah rangking akan ditentukan oleh rangking dari halaman web yang rangkingnya ditentukan oleh rangking halaman web lain yang memiliki link ke halaman tersebut. Proses ini berarti suatu proses yang berulang (rekursif). Di dunia maya, ada jutaan bahkan milyaran halaman web. Oleh karena itu sebuah rangking halaman web ditentukan dari struktur link dari keseluruhan halaman web yang ada di dunia maya. Sebuah proses yang sangat besar dan komplek.

    Algoritma

    Dari pendekatan yang sudah dijelaskan pada artikel konsep pagerank, Lawrence Page and Sergey Brin membuat algoritma pagerank seperti di bawah :

    Algoritma awal PR(A) = (1-d) + d ( ( PR(T1) / C(T1) ) + … + ( PR(Tn) / C(Tn) ) )

    Salah satu algoritma lain yang dipublikasikan PR(A) = (1-d) / N + d ( ( PR(T1) / C(T1) ) + … + ( PR(Tn) / C(Tn) ) )

       * PR(A) adalah Pagerank halaman A
       * PR(T1) adalah Pagerank halaman T1 yang mengacu ke halaman A
       * C(T1) adalah jumlah link keluar (outbound link) pada halaman T1
       * d adalah damping factor yang bisa diberi antara 0 dan 1.
       * N adalah jumlah keseluruhan halaman web (yang terindex oleh google)

    Dari algoritma diatas dapat dilihat bahwa pagerank ditentukan untuk setiap halaman anda bukan keseluruhan situs web. Pagerank sebuah halaman ditentukan dari pagerank halaman yang mengacu kepadanya yang juga menjalani proses penentuan pagerank dengan cara yang sama, jadi proses ini akan berulang sampai ditemukan hasil yang tepat. Akan tetapi pagerank halaman A tidak langsung diberikan kepada halaman yang dituju, akan tetapi sebelumnya dibagi dengan jumlah link yang ada pada halaman T1 (outbound link), dan pagerank itu akan dibagi rata kepada setiap link yang ada pada halaman tersebut. Demikian juga dengan setiap halaman lain “Tn” yang mengacu ke halaman “A”. Setelah semua pagerank yang didapat dari halaman-halaman lain yang mengacu ke halaman “A” dijumlahkan, nilai itu kemudian dikalikan dengan damping factor yang bernilai antara 0 sampai 1. Hal ini dilakukan agar tidak keseluruhan nilai pagerank halaman T didistribusikan ke halaman A.

    Random surfer model

    Random surfer model merupakan pendekatan yang menggambarkan bagaimana sesungguhnya yang dilakukan seorang pengunjung di depan sebuah halaman web. Ini berarti peluang atau probabilitas seorang user mengklik sebuah link sebanding dengan jumlah link yang ada pada halaman tersebut. Pendekatan ini yang digunakan pagerank sehingga pagerank dari link masuk (inbound link) tidak langsung didistribusikan ke halaman yang dituju, melainkan dibagi dengan jumlah link keluar (outbound link) yang ada pada halaman tersebut. Rasanya semua juga menganggap ini adil. Karena bisa anda bayangkan apa jadinya jika sebuah halaman dengan rangking tinggi mengacu ke banyak halaman, mungkin teknologi pagerank tidak akan relevan digunakan.

    Metode ini juga memiliki pendekatan bahwa seorang user tidak akan mengklik semua link yang ada pada sebuah halaman web. Oleh karena itu pagerank menggunakan damping factor untuk mereduksi nilai pagerank yang didistribusikan sebuah halaman ke halaman lain. Probabilitas seorang user terus mengkilk semua link yang ada pada sebuah halaman ditentukan oleh nilai damping factor (d) yang bernilai antara 0 sampai 1. Nilai damping factor yang tinggi berarti seorang user akan lebih banyak mengklik sebuah halaman sampai dia berpindah ke halaman lain. Setelah user berpindah halaman maka probabilitas diimplemntasikan ke dalam algoritma pagerank sebagai konstanta (1-d) . Dengan mengeluarkan variable inbound link (link masuk), maka kemungkinan seorang user untuk berpindah ke halaman lain adalah (1-d), hal ini akan membuat pagerank selalu berada pada nilai minimum.

    Dalam algoritma pagerank yang lain, terdapat nilai N yang merupakan jumlah keseluruhan halaman web, jadi seorang user memiliki probabilitas mengunjungi sebuah halaman dibagi dengan total jumlah halaman yang ada. Sebagai contoh, jika sebuah halaman memiliki pagerank 2 dan total halaman web 100 maka dalam seratus kali kunjungan dia mengunjungi halaman itu sebanyak 2 kali (catatan, ini adalah probabilitas).